Pelatihan Teknik Budidaya Kerapu Sistem Keramba Jaring Apung (KJA)

Ikan Kerapu merupakan salah satu komoditi ekspor non migas yang cukup berpotensi untuk dikembangkan. Daerah Simeulue dan Pulau Banyak Singkil merupakan salah satu daerah yang sangat berpotensi untuk pengembangannya. Hal ini dapat dinilai dari kualitas dan ketenangan perairan lautnya. Sebagai ikan konsumsi, ikan kerapu ini banyak disajikan pada restoran dan hotel mewah di dunia. Kisaran berat 600-1000 gram per ekor terutama dalam keadaan hidup memiliki harga tinggi dibandingkan dalam keadaan mati. Negara konsumen terbesar adalah Hongkong dan Singapura.

Di Simeulue dan Pulau Banyak Singkil usaha budidaya ikan kerapu ini belumlah berkembang. Beberapa usaha yang dijalankan baik secara perorangan maupun pelaksanaan kegiatan dari program pemerintah tidaklah berkembang dengan baik. Permasalahan yang sering timbul dalam usaha ini adalah penempatan lokasi keramba, bibit yang tidak berkualitas, pakan dan hama/penyakit.

Program Sustainable Sea Fisheries for Simeulue and Singkil juga telah melaksanakan kegiatan Pelatihan Teknik Budidaya Kerapu Sistem Keramba Jaring Apung untuk memperkecil permasalahan pengembangan usaha ini. Kegiatan dilaksanakan di Simeulue pada tanggal 1 s/d 8 Juni 2011 di 3 kecamatan dan di Pulau Banyak Singkil pada tanggal 11 s/d 15 Juni 2011. Peserta pelatihan ini adalah 192 orang penerima manfaat yang nantinya akan menjalankan kegiatan usaha budidaya kerapu sistem KJA pada program yang sama. Tidak hanya penerima manfaat, pelatihan ini juga diikuti oleh peserta dari umum, siswa sekolah perikanan dan pihak pemerintahan baik dinas terkait; kecamatan dan aparatur desa.

Pelatihan ini dibagi dalam 2 kategori. Yang pertama adalah Pelatihan untuk Pelatih dimana pesertanya tidak hanya kelompok nelayan yang telah dibentuk tetapi juga dari unsur desa dan pemerintahan. Pelatihan kedua adalah Pelatihan lapangannya diikuti seluruh nelayan yang menjadi penerima manfaat, siswa sekolah perikanan dan masyarakat umum.

Kegiatan pelatihan ini terlaksana atas kerjasama LSM Aceh Ocean Coral dalam Program Sustainable Sea Fisheries for Simuelue and Singkil dengan Balai Besar Pengembangan Budidaya Laut Lampung (BBPBL- Lampung) Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya. Pihak BBPBL-Lampung menyediakan pemateri dan modul sesuai dengan standar. Pemateri dalam pelatihan ini adalah Sunaryat, SP dan Bambang Budi Rahardjo.

Alamat

Jl. Geuce Menara VIII, Lr. Cempaka, No. 2. Banda Aceh, Indonesia
Kode Pos 23237

Kontak

  • Phone: (0651)40518
  • Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Support Kami

Kirimkan bantuan anda untuk melindungi daerah pesisir Aceh Melalui Bank BNI No. Rek: 0102415783 a.n: Aceh Ocean Coral (AOC)
© 2019 acehoceancoral.org All Rights Reserved